Semburat Cinta Lily (Bagian 3)
Sore itu setelah mendengarkan drama radio Tutur Tinular Lily diajak ibunya menyambangi tanaman seledri di sawah. Dengan bekal embor (penyiram tanaman) Lily dan ibu bergegas ke sawah.
"alhamdulillah nduk seledrinya tumbuh subur" kata ibu memulai pembicaraan
"iya Bu...ini mau disiram sekarang?" tanya Lily.
"sebentar...kita panen dulu dua batang terbawahnya...nanti dijual ke Bu Har tengah kampung. Lumayan ini harganya baru bagus" jawab ibu
Ibu memangkas dua batang terbawah dari mekar tanaman seledri yang menggemaskan. Lily memperhatikannya kemudian mengikuti cara itu.Ia memegang batang seledri ia dorong kebawah lalu ke samping kanan kadang samping kiri hingga terlepas dari tanaman induknya. Sementara tangan kanan menggenggam seledri yang diperoleh tangan kanan terus mengambil batang seledri tiap tanaman secara berurutan.
"Capek ya Bu....panas lagi" keluh Lily
"Iya nduk...begini susah senangnya jadi petani, capek menyiapkan lahan penanaman, menyiapkan bibit, pupuk, hingga merawat tanaman, tapi nduk..seneng nanti kalau menjualnya ke pedagang. Apalagi kalau harganya baru bagus seperti sekarang ini" hibur ibu
"Aku tidak mau jadi petani Bu...kulitnya terbakar, gosong seperti Mbokde Pat. Kaya tapi kulitnya belang-belang" gerutu Lily
"Jadi petani itu mulia, menyiapkan bahan pangan buat umat lho nduk, kalau ikhlas meski tidak seberapa hasilnya yang penting keberkahannya" jelas ibu dengan lembut
"Badannya sehat, kuat anak-anaknya sholeh dan sholehah itu rejeki tidak terkira lho...."lanjut ibu
"Tetap saja orangnya jadi jelek-jelek"
Kata Lily makin jengkel
"Lily harus rajin belajar menggapai cita Lily biar nanti sukses dan dapat suami bukan petani. Kalau Lily dapat suami petani tetap saja nanti harus bantu suami jadi bu tani.." jawab ibu menggoda
"iya Bu"
"Lily, bawa kesini seledrinya biar ibu ikat kamu siram seledrinya hingga rata ya!" perintah ibu
"semua Bu..?" tanya Lily setengah berteriak karena berjauhan
"iya....buruan keburu surup (matahari mulai tenggelam)"
Lily mengumpulkn seledri yang dipetik dan dikumpulkan hasil petikan ibunya sementara ibunya sibuk merapikan seledri itu diuntai rapi. Setelah selesai memindahkan seledri Lily menyiraminya dengan semangat dan sayup-sayup bernyanyi seiring makin teduhnya sore yang menyertai tenggelamnya matahari.
.......................
Bersambung
#30dwc
#30dwcjilid15
#squad2
#day10

Komentar
Posting Komentar