BATIK MIPA HIJAU TOSKA (Bagian1)


BATIK MIPA HIJAU TOSKA
(Bagian1)

Suatu pagi dingin menggingit diantara hujan rintik-rintik di sebuah villa di Kaliurang. Membubung rasa bahagia hati Bu Uus saat tiba-tiba disapa di saluran media sosial Line tepat di hari PGRI 17 November 2013. Ini seolah menjadi bingkisan terindah pada hari itu yakni dikenang oleh seorang muridnya yang telah lulus tujuh semester yang lalu.

“Assalamu’alaikum Bu Guru” Sapa Tria Heru.
“’Alaikum salam, Apa kabar Mas Tria” balas Bu Uus.
“Alhamdulillah...Bu baik, maaf saya lama tidak memberi kabar”
Tidak disangka apa yang dipikirkan Bu Uus selama ini bahwa ia  lama tidak mendapat kabar muridnya yang diterima di UNY Kimia yang sering dikisahkan selama sekolahnya.
Saat itu Tria dinyatakan lulus ada ujian ulang untuk mata pelajaran kimia. Karena kemiskinan keluarga ia memutuskan untuk bekerja saja, jauh panggang dari api jika ia kuliah. Selama ini orang tuanya menitipkan ia ke neneknya di desa. Hidup bersahaja dengan tata krama yang kental.

Pada pagi hari itu ia datang untuk meminta keterangan kelakuan baik untuk melamar kerja karena pemilik restoran menghendaki demikian. Ia malu-malu datang ke bagian Tata Usaha karena disapa oleh guru BK-nya, Bu Uus. Ia ditanya apa ia yakin akan bekerja. Tria menyatakan ia hanya akan kuliah jika ada beasiswa. Beberapa saat ia menunggu petugas mengurus surat tiba-tiba Bu Uus memanggilnya sambil berkaca-kaca.
“Tria, kamu tidak perlu melanjutkan mengurus surat keterangan kelakuan baik ini?” seru Bu Uus
“Memang ada Apa Bu? Tanya Tria tampak kebingungan
“Nak..Alhamdulillah kamu dapat kertas biru ini dari UNY, yang artinya kamu diterima disana dan terlebih lagi kamu diterima di program Bidik Misi” jelas Bu Uus serak menahan air mata.
“ Sa...sa..saya tidak paham Bu...” bisik Tria makin bingung.
“Baca sendiri..!” suruh Bu Tria sambil menyodorkan kertas biru.

Triapun membacanya berulang-ulang tampah besar usahanya memahami kalimat-demi kalimat di kertas itu.
“Saya diterima kuliah Bu?” tanya Tria gemetaran
Spontan Bu Uus, menjabat tangan Tria erat-erat.
“Selamat Tria Kamu Kuliah dengan Beasiswa penuh!” Seru Bu Uus terharu
Tria langsung menghubungi orang tua, nenek dan juga pemilik restoran bahwa ia batal melamar kerja karena diterima kuliah dengan beasiswa. Seluruh pegawai Tata Usaha memberi ucapan selamat pada Tria yang datang pada hari ketika surat pengumuman itu sampai di TU. Padahal baik Tria ataupun Bu Uus sudah tidak berharap ada pengumuman itu. Sudah terlalu lama tidak ada surat, semua berpikir lamaran PMDK dan Bidik Misi gagal.
Bersambung...

#30dwc
#30dwcjilid15
#30dwc15squad2
#day4

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semburat Cinta Lily (Bagian 5)

Semburat Cinta Lily (Bagian 7)

Semburat Cinta Lily (Bagian 6)