BATIK MIPA HIJAU TOSKA (Bagian 4)
Batik MIPA Hijau Toska
(Bagian 4)
Di kejauhan tampak di tengah jalan sesuatu berwarna mirip jaget putranya dan segera Bu sesi berhenti.
“Subhanallah ini jaket anakku...” Seru bu Sesi.
Entah sudah terlindas kendaraan berapa kali jaket itu karena basah menghitam oleh debu jalanan dan air hujan. Tidak jauh dari jaket itu tergeletak kain kumal di pinggir jalan. Setelah dilihatnya itu kain batik MIPA yang ia cari yang bercampur lumpur dan air hujan.
“Subhanallah walhamdulillah wala. ilaha illallahu allahu akbar...jaket dan batik itu masih rejeki saya dan sudahlah saya ikhlas botol minumnya tidak ketemu” bisik Bu Sesi.
Beliau segera meluncur ke rumah dengan sejuta syukur tak terkira sudah mendapatkan banyak pelajaran berharga sepanjang perjalanan pencarian kain batik MIPA hijau toska itu. Bahkan saat bertemu Bu Uus ia kisahkan pengalamannya tak henti-hentinya ucap syukur meluncur dari kedua guru itu. Wali kelas dan BK pengasuh siswa penerima kertas biru dan pemberi kain batik MIPA Hijau Toska.
“Bu Us, pengalaman ini akan saya kenang sebagai kenangan yang indah terlebih saat memakai batik ini, batik MIPA Hijau Toska hadiah dari Tria si jago Kimia” Ucap Bu Sesi sambil melepas tawa bersama
Allah telah Engkau belajarkan kami:
“Amanah harus dijaga dengan baik dan usaha keras merawatnya”
“Saat hati gelisah, kepasrahan dan penuh harap akan mengantarkan diri ke jalan penuh petunjuk”
“Jangan pernah abaikan hati nurani, karena didalamnya terdapat bisikan Allah”
#30dwc
#30dwcjilid15
#30dwcsquad2
#day7
(Bagian 4)
Di kejauhan tampak di tengah jalan sesuatu berwarna mirip jaget putranya dan segera Bu sesi berhenti.
“Subhanallah ini jaket anakku...” Seru bu Sesi.
Entah sudah terlindas kendaraan berapa kali jaket itu karena basah menghitam oleh debu jalanan dan air hujan. Tidak jauh dari jaket itu tergeletak kain kumal di pinggir jalan. Setelah dilihatnya itu kain batik MIPA yang ia cari yang bercampur lumpur dan air hujan.
“Subhanallah walhamdulillah wala. ilaha illallahu allahu akbar...jaket dan batik itu masih rejeki saya dan sudahlah saya ikhlas botol minumnya tidak ketemu” bisik Bu Sesi.
Beliau segera meluncur ke rumah dengan sejuta syukur tak terkira sudah mendapatkan banyak pelajaran berharga sepanjang perjalanan pencarian kain batik MIPA hijau toska itu. Bahkan saat bertemu Bu Uus ia kisahkan pengalamannya tak henti-hentinya ucap syukur meluncur dari kedua guru itu. Wali kelas dan BK pengasuh siswa penerima kertas biru dan pemberi kain batik MIPA Hijau Toska.
“Bu Us, pengalaman ini akan saya kenang sebagai kenangan yang indah terlebih saat memakai batik ini, batik MIPA Hijau Toska hadiah dari Tria si jago Kimia” Ucap Bu Sesi sambil melepas tawa bersama
Allah telah Engkau belajarkan kami:
“Amanah harus dijaga dengan baik dan usaha keras merawatnya”
“Saat hati gelisah, kepasrahan dan penuh harap akan mengantarkan diri ke jalan penuh petunjuk”
“Jangan pernah abaikan hati nurani, karena didalamnya terdapat bisikan Allah”
#30dwc
#30dwcjilid15
#30dwcsquad2
#day7

Komentar
Posting Komentar